Pemain Tim dan Hasil Akhir

Seperti jumat-jumat sore sebelumnya, jumat kemarin kami refreshing dengan bermain futsal bersama, antara para dosen dengan karyawan POLTEKOM. Aturannya sih lima lawan lima, tapi untuk kami lima lawan lima bukan olah raga tapi kerja paksa. Fisik sudah tidak terlalu prima untuk kejar-kejaran dengan bola. Sehingga biasanya sih di lapangan akan ada 14 orang bahkan lebih. Itu tanpa wasit, lho! Lebih rame gak apa-apa karena memang niatnya lebih kepada seneng-seneng, menyegarkan pikiran sekaligus fisik setelah 5 hari bekerja.

Pertandingannya sendiri berlangsung menarik. Karena pasti selalu saja ada yang jadi bahan guyonan. Hujan gol terjadi. Kedua tim, tim merah (tim saya) dan tim putih silih berganti mencetak gol. Mungkin kalo benar-benar dihitung sudah belasan jumlahnya. Di tim saya, ada seorang pemain yang sangat menonjol karena menjadi top skorer alias pencetak gol terbanyak. Mungkin 90% gol dari tim kami, dialah yang menciptakannya.

Setelah lebih dari satu jam-an bermain, ternyata kedudukan berlangsung imbang. Karena hanya seneng-seneng sebenarnya langsung bubar juga tidak masalah, namun supaya puas akhirnya ditentukan harus ada golden goal. Tim yang berhasil mencetak gol lebih dulu adalah pemenangnya. Tim saya berhasil mendapatkan sepak pojok di sebelah kiri pertahanan tim putih. Bola dioper kepada saya, one two. Bola ada di kaki saya, dengan melipir di garis sebelah kiri gawang lawan saya coba menendang keras ke arah kiper. Agak spekulatif namun ternyata berhasil. Bola sempat ditahan oleh kiper tim putih namun mantul ke dalam gawangnya sendiri. Tim merah menang, dan kamipun senang.

Yang menarik dari permainan tim ini adalah karena tidak ada one man show. Semua memiliki perannya sendiri-sendiri. Kiper ya harus menjaga gawangnya sebaik mungkin jangan sampai mudah kebobolan. Demikian pula striker, tugasnya mencetak gol sebanyak-banyaknya. Demikian juga dengan pemain bertahan dan pemain tengah. Semua sudah ditentukan bagiannya. Jadi gak lucu jika tiba-tiba seorang kiper meninggalkan gawangnya untuk mengambil alih serangan, apalagi tiba-tiba keluar dari lapangan. Bisa membayangkan, kan? Gimana jadinya jika itu terjadi di tengah-tengah pertandingan yang benar-benar serius dan bukan sekedar guyonan.

Kesadaran menjadi anggota atau bagian dari sebuah tim merupakan hal yang sangat penting. Karena di dalam semua unsur kehidupan, baik itu di lingkungan keluarga, kehidupan bertetangga, maupun lingkungan pekerjaan pasti kita semua tidak mungkin dapat hidup sendirian. Semua pasti butuh teman, rekan, kawan atau apapun sebutannya. Dan bila kita sudah diplot untuk bertanggung jawab di bidang tertentu yang sesuai dengan kemampuan kita namun di tengah jalan tiba-tiba kita alihkan kepada orang lain padahal pekerjaan tersebut memiliki konsekuensi yang jelas, maka kata orang Jawa hal tersebut adalah hal yang “gak ilok”. Tidak bagus dan tidak benar. Ditugasi ngajar dan dibayar tapi gak mau ngajar (tanpa sebab yang jelas) sehingga orang lain harus mengajar untuk kita namun kita tidak memberikan kompensasi terhadap orang yang telah mengganti kita adalah benar-benar hal yang tidak beradab.

Olah raga dengan fair play-nya seharusnya banyak mengajarkan perilaku berkeadilan dan bukan sekedar slogan semata. Dan apabila sebuah tim menang seharusnya memang itu adalah hasil kerja keras semua unsur yang membangunnya. Proses pencapaian itulah yang harus lebih dihargai daripada sekedar hasil akhir yang mungkin saja bisa dimanipulasi. Kemenangan seharusnya menjadi milik bersama, bukan sekedar milik orang-orang tertentu, seperti sang top skorer atau pencetak gol penentu seperti saya ketika bermain futsal di sebuah jumat sore yang indah.

Tlogowaru, 18 Juni 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s