mengamati pengamat

mengamati julian yang sedang belajar dengan mengamati semua yang ada di lingkungan sekitarnya menjadi suatu hal yang mengagumkan. saya sendiri tidak pernah bisa mengingat terhadap proses pengamatan saya yang pertama kali (mungkin semua manusia juga mengalami hal yang sama). betapa manusia kecil itu mulai mengenali lingkungannya dengan menggunakan semua inderanya. meniru semua gerak-gerik yang menurutnya sangat menarik dan mencurigakan. penelusuran terhadap semua rasa ingin tahu yang sangat besar. sungguh luar biasa.

julian kecilku belum genap 2 tahun sekarang. tapi kemampuan indera dan nalarnya alhamdulillah sangat menggembirakan. kalo ada istilah ATM atau amati, tiru dan modifikasi dia sudah hampir sempurna tingkatannya. saya berusaha memperkenalkan dia kepada hal-hal yang sudah sangat umum untuk jamannya. mengajaknya mengenal keindahan dunia melalui apa saja. bahkan dia sudah pernah ke taman safari padahal bapaknya ini saja belum pernah.

musik, salah satu elemen seni yang penting juga sejak dini sekali sudah saya tanamkan dalam-dalam di memorinya. pernah waktu dia berumur 8 bulanan saya putarkan musik reggae-nya mbah bob marley & melodic rock-nya harem scarem, juga prog rock dari dt. dan bila dengan eyang kakungnya dia diajak menyelami keindahan uyon-uyon dan campursari. pengaruh dari mamanya adalah hindustan atau dangdut. ditambah pop dan top40 dari tante-tantenya. lengkap sudah, mungkin seiring bertambahnya usia dia bisa semakin “kaya”. minimal bisa memainkan gitar atau bass seperti bapaknya.

kemampuan verbal dan motoriknya juga mengagumkan. kebiasaan menirunya juga kuat. sering dia sudah bisa memodifikasi mainan atau alat-alat sebagai alat yang lain, misalnya rc tv menjadi telepon …😀. si kecil tampan itu memang cerdas. sekarang dia mulai belajar komputer. salah satu program kesukaannya adalah microsoft student yang saya dapatkan dari atasan untuk nantinya dibagikan ke sekolah-sekolah (software ori lho).

belajar terus ya, le. i would do anything for you.

memang asik menjadi pengamat dari seorang pengamat. mungkin itu juga yang sedang dilakukan Sang Maha Pengamat Yang Agung kepada kita semua. para pengamat mini yang mulai kehilangan rasa ingin tahu dan semakin cepat berkeluh kesah.

saya tidak berusaha memuji-muji anak saya sendiri. ini kisah nyata dan berdasarkan fakta. terima kasih sudah meluangkan waktu dan membaca.

One thought on “mengamati pengamat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s