nama

dulu saya pernah membaca sebuah artikel yang menceritakan di jepang ada seseorang yang nekat memberi nama anaknya akuma. yang dalam bahasa inggris diterjemahkan sebagai devil, demon, fiend, Satan, evil spirit. mengerikan. kalau orang jawa mungkin sebangsa gendruwo, pocongan, ndhas glundhung atau kuntilanak, dll.

apa motivasi sang bapak, tidak jelas. mungkin memang sedang tidak waras atau baru saja dapat wangsit seperti tokoh-tokoh yang mengaku nabi atau malaikat belakangan ini.
cerita ini sendiri sebenarnya sudah lama, mungkin sekitar jaman saya masih sd. artikelnya di media apa juga sudah lupa. yang jelas sang bapak akhirnya diperingatkan oleh pemerintah jepang. kemungkinan juga bahkan dibina dalam lembaga pemasyarakatan disana. kenapa tidak seperti orang-orang indian yang begitu menghormati alam, sehingga banyak dikenal nama-nama binatang dan fenomena alam seperti sitting bull, running wolf, rainbow fall, little horse (bila dibahasainggriskan, nama indian aslinya sih tidak begitu). terdengar gagah dan memiliki kekhasan yang indah.

shakespeare mengatakan, “apa arti sebuah nama?”. ya apalah arti sebuah nama seandainya anda diberi nama yang tidak punya arti oleh orang tua anda. tentu seumur hidup anda tidak merasa bangga bahkan minder dalam kehidupan bermasyarakat. atau seandainya kita yang menjadi orang tua merasa nyeni dan eksentrik kemudian memberi nama anak kita, misal BAS CETHOL (karena profesi bapaknya pembetot bas sebuah band), kira-kira bagaimana perasaan anak kita sepanjang hidupnya. jadi jelas menurut saya arti nama bagi manusia sangat penting. ada harapan, bahkan doa di sana. dalam islam sangat dilarang memanggil seseorang dengan sebutan yang tidak bagus.

lucunya beberapa orang lebih senang menggunakan nama-nama yang lucu, konyol bahkan menjijikkan. dulu sewaktu saya masih mengelola rental pengetikan komputer, kawan-kawan sekampung saya semuanya memiliki nama panggilan yang aneh-aneh.
contohnya, ali usman yang lebih senang dipanggil thing (cat. diucapkan seperti pada kata denting), lengkapnya plenthing. kalau anda bertanya dimana si ali usman ini berada, mungkin tidak ada orang yang tahu. tetapi kalau disebutkan plenthing pasti semua baru ngeh. padahal ali dan usman adalah nama para sahabat nabi, manusia yang levelnya sedikit saja di bawah beliau. kenapa harus risih menggunakan nama-nama mulia seperti ini? memang aneh si plenthing.  belum lagi ada mustofa alias pletik. yusron alias misek, david alias pitik. doni alias plethot. dan masih banyak lagi.

saya berusaha memberikan nama yang baik kepada keturunan kami. supaya si anak kelak akan bangga. memiliki karakter seperti yang kami harapkan melalui namanya. Julian Ahmad Haidar sang pemberani dan mulia karena memiliki nama kecil yang sama dengan Rasulullah, yaitu ahmad. tidak perlulah bersensasi dengan memberikan nama yang aneh kepada anak kita. terima kasih sudah membaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s