hollow…

sebelum menikah dulu, saya paling suka keluyuran malam. keluar rumah setelah maghrib atau menunggu sampai sesudah isya’an terlebih dulu. tujuannya adalah ke kampungnya teman. saya memang tidak terbiasa bergaul dengan remaja di kampung saya sendiri. masa kecil dulu iya, bermain di kali, membuat gempo, adu kelereng, umbulan, tepil-tepilan, apa lagi sampai lupa sekarang.

bahkan pernah saking seringnya pergi ke kali sepulang sekolah, telinga saya sampai mengeluarkan air kotor ketika tidur. mungkin bahasanya kopoken. kulit juga menghitam dan kusam. but it now become something to remember. betapa waktu itu tidak ada yang lebih penting daripada bermain dengan kawan.

sekarang melompat lagi ke masa-masa selulus kuliah. saya menyebutnya hollow years, menjiplak lagunya dream theater. tahun-tahun hampa, dimana hampir tidak ada conduit atau penghubung ke masa depan. kembali ke masa lalu jelas tidak mungkin. melanjutkan hidup terasa begitu suram jalan di depan sana. saya berpikir bahwa ketika kuliah tidak ada sedikit pun skill yang saya kuasai. yang sampai sekarang bisa membesarkan hati adalah keluargaku tidak pernah memberikan tekanan yang berlebihan. sehingga tidak terasa semakin memvonis dan memojokkan. saya masih punya pendukung dan Dia tidak pernah ingkar terhadap janji. saya hanya berusaha untuk lebih mengakrabi-Nya kembali.
tiap hari keluyuran tetapi kebutuhan spiritualku juga harus terpenuhi terlebih dulu. hubungan vertikal dan horisontal harus tetap proporsional.

sering dalam perjalanan pulang di tengah malam, saya berhenti untuk sekedar andok nasi goreng, atau makanan tengah malam lainnya. sambil memperhatikan dan berkomunikasi dengan penjualnya. ternyata nasibku masih jauh lebih ringan daripada mereka. jam dimana sebagian besar manusia sedang terlelap dalam dinginnya malam, mereka masih berjuang untuk sekedar melayani orang-orang kelayapan dan kelaparan. bagaimana mereka harus mendorong gerobaknya sekian kilometer hanya untuk sekedar menunggu dihentikan oleh para pembeli.

saya sangat terinspirasi. orang yang pernah berkuliah tidak semestinya menjadi cengeng dan mudah berputus asa. dan sampai sekarang mereka, orang-orang pekerja keras itu akan tetap dan selalu menjadi inspirator dan guru saya.
merekalah yang membuat keseimbangan sehingga Tuhan tidak segera melenyapkan dunia yang semakin tua ini.

just sing the song, Dream Theater’s Hollow Years

He’s just the kind of man
You hear about
Who leaves his family for
An easy out
They never saw the signs
He never said a word
He couldn’t take another day
Carry me to the shoreline
Bury me in the sand
Walk me across the water
And maybe you’ll understand

Once the stone
You’re crawling under
Is lifted off your shoulders
Once the cloud that’s raining
Over your head disappears
The noise that you’ll hear
Is the crashing down of hollow years

She’s not the kind of girl
You hear about
She’ll never want another
She’ll never be without
She’ll give you all the signs
She’ll tell you everything
Then turn around and walk away

Carry me to the shoreline
Bury me in the sand
(Into the waves)
Walk me across the water
And maybe you’ll understand

Once the stone
You’re crawling under
(Once the stone)
Is lifted off your shoulders
Once the cloud that’s raining
Over your head disappears
The noise that you’ll hear
Is the crashing down of hollow years

Carry me to the shoreline
Bury me in the sand
(Into the waves)
Walk me across the water
And maybe you’ll understand

Once the stone
You’re crawling under
Is lifted off your shoulders
Once the cloud that’s raining
Over your head disappears
The noise that you’ll hear
Is the crashing down of hollow years

Once the stone
You’re crawling under
Once the stone
You’re crawling under
(The sound you’ll hear,)
Once the stone
(the crashing)
You’re crawling under
(down of hollow years)
Once the stone
You’re crawling under
Once the stone
You’re crawling under
Once the stone
You’re crawling under
(The sound you’ll hear, the crashing down of hollow years)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s